Jenazah Guruh Soekarnoputra kini telah diperistirahatkan di peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat. Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, almarhum sempat disemayamkan dengan berbalut kain batik peninggalan sang ibu, Fatmawati.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Keterangan itu ia bagikan usai melayat ke rumah duka almarhum untuk memberikan penghormatan terakhir.

Dari Kuliah Umum ke Aksi Nyata, Sekjen PIKI Dorong Mahasiswa IAKN Toraja Berprestasi dan Mandiri
BACA JUGA
Dari Kuliah Umum ke Aksi Nyata, Sekjen PIKI Dorong Mahasiswa IAKN Toraja Berprestasi dan Mandiri Baca Selengkapnya

Menurut pengamatan Sandiaga, mendiang Guruh tampaknya telah mempersiapkan sendiri perlengkapan untuk prosesi persemayamannya jauh-jauh hari. Pilihan tersebut jatuh pada kain batik kesayangan dari ibundanya.

Sandiaga menambahkan bahwa dirinya bersama pelayat lain sempat memandikan serta memanjatkan doa bersama untuk almarhum di rumah duka. Momen penuh haru ini berlangsung di kediaman yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Seluruh rangkaian prosesi pelepasan jenazah tersebut dilakukan secara khidmat sebelum almarhum diantarkan menuju persemayaman terakhir di TPU Karet Bivak.