Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, memimpin prosesi tabur bunga di atas pusara sang adik, Guruh Soekarnoputra, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Sabtu (26/7/2026).
Momen haru tersebut dilakukan Megawati sesaat setelah liang lahad tempat persemayaman almarhum tertutup tanah secara sempurna. Ketua Umum PDI Perjuangan itu tampak perlahan meratakan taburan bunga beraneka warna di atas gundukan tanah makam sang adik.
Prosesi tabur bunga kemudian dilanjutkan oleh anak-anaknya, yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Langkah tersebut diikuti secara bergantian oleh jajaran kerabat dekat serta para pelayat yang memadati area pemakaman.
Suasana duka dan penuh keharuan menyelimuti seluruh rangkaian prosesi peristirahatan terakhir almarhum. Kehilangan mendalam sangat terasa dari keluarga besar serta masyarakat yang hadir memberikan penghormatan terakhir.
Mendiang Guruh Soekarnoputra mengenang jejak panjang sebagai sosok multitalenta dalam sejarah Indonesia. Sepanjang hidupnya, ia dikenal luas sebagai politikus PDI Perjuangan, mantan anggota DPR RI, sekaligus maestro seni yang telah melahirkan berbagai karya legendaris.










Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!