Vivo secara resmi meluncurkan OriginOS 7 versi global, yaitu antarmuka sistem operasi generasi terbaru yang dikembangkan berbasis Android 17. Peluncuran antarmuka ini digelar berbarengan dengan pengenalan lini ponsel flagship Vivo X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max di China yang dilaporkan secara langsung oleh jurnalis Kompas.com, Marsha Bremanda.

Peluncuran OriginOS 7 versi global ini resmi dibuka mulai Selasa (22/9/2026) melalui jalur Preview Program. Pada fase awal penawarannya, antarmuka ini sudah bisa dicoba oleh para pemilik Vivo X300 Pro serta sejumlah jajaran perangkat iQoo di wilayah India, Thailand, dan Malaysia.

Dari Kuliah Umum ke Aksi Nyata, Sekjen PIKI Dorong Mahasiswa IAKN Toraja Berprestasi dan Mandiri
BACA JUGA
Dari Kuliah Umum ke Aksi Nyata, Sekjen PIKI Dorong Mahasiswa IAKN Toraja Berprestasi dan Mandiri Baca Selengkapnya

Pengembangan OriginOS 7 difokuskan oleh Vivo untuk menyajikan pengalaman pengoperasian perangkat yang jauh lebih mulus dan responsif. Pengoptimalan sistem dilakukan secara mendalam pada responsivitas sentuhan layar, kehalusan tampilan animasi, hingga kestabilan performa saat ponsel menangani komputasi berat.

Demi mendukung kinerja tersebut, Vivo menanamkan teknologi Origin Smooth Engine generasi paling mutakhir ke dalam sistem ini. Kehadiran mesin penggerak baru ini membawa perombakan arsitektural yang signifikan pada sektor komputasi grafis internal perangkat.

Selain peningkatan pada pemrosesan visual, Origin Smooth Engine terbaru ini juga merestrukturisasi manajemen memori serta penjadwalan sistem secara keseluruhan. Perubahan fundamental tersebut dirancang agar alokasi daya dan daya tampung memori ponsel dapat bekerja jauh lebih efisien.